Atletico Paso Balikkan Ketertinggalan dan Singkirkan Cordoba dengan Tiga Gol di Babak Kedua

CD Atlético Paso menciptakan kejutan besar pada putaran pertama Copa del Rey 2026/2027 setelah mengalahkan Córdoba CF dengan skor 3-1, Selasa, 27 Oktober 2026. Bertanding di Estadio Municipal de El Paso, La Palma, tim tuan rumah sempat tertinggal melalui gol Ibai Sanz pada babak pertama. Namun, pertandingan berubah drastis setelah jeda. Iván Villoslada menyamakan kedudukan pada menit ke-64, sebelum Aythami Perera mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan Atlético Paso. Hasil tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi klub Segunda Federación sekaligus membuktikan bahwa kejutan selalu mungkin terjadi dalam persaingan Sepak Bola Spanyol.
Tiga Gol Babak Kedua Membawa Atletico Paso Melaju
Keberhasilan Atlético Paso menundukkan Córdoba CF dengan skor 3-1 menjadi salah satu kejutan menarik dalam persaingan Piala Raja Spanyol musim ini. Bertanding di kandang sendiri, Atlético Paso menunjukkan semangat pantang menyerah. Klub kasta keempat Spanyol tersebut tetap mempertahankan semangat meskipun tertinggal satu gol pada babak pertama. Dengan penampilan babak kedua yang lebih tajam, tuan rumah sukses mengubah ketertinggalan menjadi kemenangan.
Keberhasilan luar biasa ini memiliki nilai tersendiri karena Atlético Paso menghadapi klub dari kasta lebih tinggi. Córdoba sebelumnya lebih diunggulkan berdasarkan pengalaman di divisi kedua. Namun demikian, reputasi sebagai klub kasta kedua tidak menghasilkan keunggulan hingga akhir. Tim asuhan Maxi Barrera berhasil memaksimalkan kesempatan ketika pertandingan memasuki paruh kedua. Kebangkitan pada babak kedua membuktikan pentingnya ketepatan penyelesaian akhir dalam kompetisi sistem gugur.
Gol Pembuka Cordoba Memberikan Tekanan kepada Atletico Paso
Pertandingan yang dimainkan di Estadio Municipal de El Paso menghadirkan permainan yang kompetitif sejak peluit pertama dibunyikan. Skuad asuhan Iván Ania berusaha memanfaatkan pengalaman bermain di level lebih tinggi untuk menciptakan peluang. Tekanan yang dibangun memberikan keunggulan sekitar menit ke-30 melalui Ibai Sanz. Ibai mampu memanfaatkan serangan yang dibangun timnya setelah mendapatkan operan matang dari rekan setimnya. Penyelesaian Ibai Sanz membawa tim tamu memimpin.
Perubahan skor menjadi 0-1 membantu Córdoba mengendalikan situasi pada fase sebelum turun minum. Akan tetapi, Córdoba tidak sepenuhnya mampu menghentikan pergerakan pemain lawan. Tim tuan rumah terus mengembangkan kesempatan menyamakan skor meskipun kesulitan mencetak gol. Dukungan penonton memberikan dorongan tambahan bagi Atlético Paso untuk tidak menyerah. Ketika kedua tim memasuki waktu istirahat, Córdoba masih mempertahankan keunggulan. Situasi tersebut menuntut peningkatan efektivitas serangan semakin penting bagi Atlético Paso.
Pergantian Pemain Atletico Paso Mengubah Jalannya Pertandingan
Setelah pertandingan dilanjutkan, pelatih Maxi Barrera menerapkan langkah taktis baru untuk memperbaiki efektivitas permainan. Tim tuan rumah mencoba mengembangkan permainan dengan intensitas lebih tinggi. Masuknya tenaga baru memberikan pengaruh positif ketika tim tamu mulai menghadapi tekanan. Tenaga baru yang dimasukkan Barrera memberikan energi tambahan. Di sisi lain, Aythami Perera juga mendapatkan kesempatan bermain dan berhasil mengubah hasil pertandingan melalui sepasang penyelesaian penting.
Perubahan pendekatan tersebut menjadi contoh mengenai kemampuan membaca situasi taktis. Saat pertandingan tidak berjalan sesuai harapan, tenaga baru mampu menghadirkan momentum berbeda. Tim asuhan Barrera juga berusaha mengubah dinamika permainan, tetapi semakin aktif menekan di wilayah pertahanan Córdoba. Respons positif pada babak kedua meningkatkan peluang terjadinya gol balasan. Dengan semangat yang terus terjaga, Atlético Paso sukses memperbaiki ketertinggalan pada babak pertama.
Perlawanan Atletico Paso Membuahkan Hasil pada Babak Kedua
Momentum kebangkitan Atlético Paso terjadi pada menit ke-64 melalui Iván Villoslada. Penyerang tuan rumah itu mampu menyelesaikan kesempatan yang muncul dari situasi bola mati. Gol tersebut membuat kedua tim kembali imbang. Di pihak tuan rumah, penyelesaian pada menit ke-64 membangkitkan semangat seluruh tim. Sementara itu, Córdoba mulai kehilangan keuntungan pada papan skor. Perubahan kedudukan tersebut mengubah momentum pertandingan bagi tim asal La Palma.
Pada fase menjelang penyelesaian Villoslada, pelatih Córdoba, Iván Ania, menerima kartu merah setelah menyentuh bola yang masih berada dalam permainan. Pengusiran sang pelatih memberikan tekanan psikologis tambahan ketika tim tuan rumah berusaha mengejar skor. Kendati situasi di area teknis memanas, keberhasilan menyamakan skor menunjukkan efektivitas serangan dalam upaya Atlético Paso bangkit. Ketika skor berubah menjadi 1-1, Atlético Paso mempertahankan momentum positif dan menekan pertahanan lawan lebih jauh.
Gol Menit ke-76 Membalikkan Skor Sebelum Aythami Menutup Pertandingan
Usai Iván Villoslada mencetak gol, Atlético Paso terus mempertahankan tekanan untuk mencetak gol berikutnya. Peningkatan permainan menyerang menghasilkan gol penting pada menit ke-76 melalui Aythami Perera. Pemain depan Atlético Paso tersebut berhasil memanfaatkan bola pantul di depan gawang. Momen yang dimanfaatkan Aythami muncul setelah tekanan terhadap pertahanan tim tamu. Melalui reaksi cepat di depan gawang, Aythami membawa Atlético Paso unggul 2-1. Keunggulan kedua Atlético Paso membangkitkan suasana stadion karena klub kasta keempat berhasil membalikkan skor.
Gol pertama Aythami Perera membuat Córdoba harus mengambil risiko. Dalam upaya Córdoba mengembalikan kedudukan, ruang serangan balik mulai tersedia bagi Atlético Paso. Kondisi menjelang akhir laga menjadi keuntungan oleh skuad Maxi Barrera. Ketika laga memasuki menit-menit terakhir, Aythami mampu membobol gawang untuk kedua kalinya. Penyelesaian kedua Aythami tercatat sekitar menit ke-95. Melalui transisi ofensif yang cepat, bola pantul berhasil disambar oleh Aythami untuk membawa Atlético Paso unggul 3-1.
Kontribusi penyerang pengganti tersebut menjadi faktor utama kemenangan Atlético Paso. Sosok yang awalnya berada di bangku cadangan sukses memanfaatkan kesempatan bermain melalui kemampuan membaca bola pantul. Ketika menjalani laga sistem gugur, pengelolaan bangku cadangan sering menjadi pembeda. Hasil dramatis di La Palma menjadi contoh nyata karena para penentu kebangkitan pada babak kedua memberikan kontribusi pada saat penting. Hingga seluruh waktu permainan selesai, Córdoba tidak mampu mengejar ketertinggalan.
Kelolosan Atletico Paso Memberikan Momentum Positif di Copa del Rey
Hasil positif skuad Maxi Barrera mengamankan tiket ke babak lanjutan turnamen. Keberhasilan mengatasi Córdoba menghadirkan momen bersejarah bagi para pemain dan suporter. Klub yang berasal dari Segunda Federación sukses menunjukkan bahwa strategi yang tepat mampu menciptakan kejutan. Jika melihat pengalaman turnamen terdahulu, Atlético Paso pernah mencapai putaran kedua pada musim 2022/2023 setelah mencatatkan kemenangan atas Murcia. Kelolosan pada musim 2026/2027 menambah catatan positif bagi klub tersebut.
Bagi Córdoba, kekalahan 3-1 menunjukkan perlunya perbaikan. Skuad berjuluk Blanquiverdes tidak mampu melindungi keunggulan pada babak pertama. Kebobolan beruntun setelah turun minum menunjukkan kebutuhan evaluasi dalam pengendalian tempo permainan. Di samping persoalan pertahanan, pengelolaan tekanan perlu ditingkatkan menjelang agenda kompetisi domestik. Untuk tim yang berhasil lolos, agenda Copa del Rey selanjutnya menuntut semangat yang sama agar perjalanan kompetisi dapat berlanjut.
Kesimpulan Kemenangan Dramatis Atletico Paso atas Cordoba
Hasil positif skuad Maxi Barrera atas Córdoba CF dengan skor 3-1 menjadi bukti nyata ketepatan melakukan perubahan taktis dalam pertandingan yang menggunakan sistem gugur. Walaupun harus mengejar gol Ibai Sanz, Atlético Paso sukses membuktikan kepercayaan diri hingga akhir. Penyelesaian Villoslada membuka jalan kebangkitan, sebelum Aythami Perera menyempurnakan hasil dengan dua penyelesaian pada periode penentuan pertandingan. Kemenangan dramatis tersebut memastikan tiket putaran kedua di Copa del Rey 2026/2027. Sementara itu, Córdoba menghadapi evaluasi penting setelah gagal menjaga keunggulan. Menurut Anda, apakah dua gol Aythami Perera merupakan kunci utama kemenangan dalam pertandingan ini? Ceritakan pandangan Anda mengenai peluang klub asal La Palma melangkah lebih jauh.








